Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Sab, 17 Okt, jam 09:57 WIB

Buatkan pantun tentang Air Mutanajis.

Pergi ke pasar membeli teri,
teri dibawa pulang ke rumah.
Air mutanajis itu air yang tercampur najis,
tak bisa dipakai untuk menyucikan diri, kata fatwanya yang pertama.

Pagi-pagi menanam padi,
petang tiba memetik kelapa.
Bila airnya kurang dari dua kulah (sekitar 270 liter) dan kemasukan najis,
maka dihukumi air mutanajis, tak menyucikan diri.

Kalau airnya lebih dari dua kulah,
salah satu sifatnya tidak berubah pula.
Maka tidak dihukumi sebagai air mutanajis,
demikian penegasan fatwa Tarjih yang menutup perkara.

✍️ Catatan:

🔹️ Bait-bait di atas disusun dari naskah Fatwa 27 2019 Wudhu Dengan Air Satu Gayung (Fatwa 27, 2019), khususnya jawaban pertama tentang pembagian air: air mutlak, air mutanajis, dan air musta'mal. Ringkasan pengertiannya juga termuat di halaman konsep Air Mutanajis.

📚 Sumber:

🔹️ Fatwa 27 2019 Wudhu Dengan Air Satu Gayung (2019)

🔹️ Air Mutanajis

Wallahu a'lam bish-shawab.

Sajikan dalam Format

Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.