putusan
Fatwa 03 2003 Allah bersemayam di arsy
Fatwa 03-2003_Allah bersemayam di arsy
ALLAH BERSEMAYAM DI ARSY
Pertanyaan Dari,
Sujarwo, Batang
Pertanyaan :
Ada seorang muballigh dari luar Batang menjelaskan bahwa Allah tidak
berada di atas, berdasarkan surat Qaf ayat 16. Kami masih ragu-ragu, sebab
selama ini kami pahami bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy. Apa pemahaman
kami ini yang keliru? Mohon penjelasannya!
Jawab :
Sebelum kami jelaskan masalah yang anda tanyakan, kami kutipkan
terlebih dahulu ayat-ayat yang menyatakan bahwa Allah bersemayam diatas ‘Arsy
dan ayat-ayat yang menyatakan bahwa Allah adalah sangat dekat dengan kita:
ﺍﺳﺘﻮﻯ ﻋﻠﹶﻰﹸﻢﺎ ﻡ ٍ ﺛ ﺔ ِ ﺃﹶﻳﻤﻮﺍ ﺕ ِ ﻭﺍﹾ ﻷَﺭﺽ ﻓِﻲ ﺳِﺘﱠﺬِﻱ ﺧﻠﹶﻖ ﺍﻟﺴ ﺍ ﷲ ُ ﺍﻟﹸﻢﻜﺑﱠ ﺭِﻥِ ﺇ
ﺍﻟﹾﻌﺮ ﺵ…
“Sesungguhnya Tuhan kami ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi
dalam enam masa, lalu Dia bersemayam diatas ‘Arsy…” (al-A’raf (7): 54).
Ayat-ayat yang menyebutkan bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy
diulang sebanyak 8 kali, pada surat Yunus (10): 3, ar-Ra’d (13):2, Thaha (20):5,
al-Furqan (25):59, al-Qasas (28):14, as-Sajdah (32): 4, Fushilat (41): 11, an-Najm
(53): 6 dan al-Hadid (57): 4
Ayat-ayat tersebut semuanya menjelaskan bahwa Allah bersemayam
diatas ‘Arsy.
Adapun ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Allah adalah dekat
disebutkan dalam al-Qur’an sebanyak 5 kali, antara lain ialah:
….ِ ﺇِﻟﹶﻴ ﻪِ ﻣِﻦ ﺣﺒ ﻞِ ﺍﻟﹾﻮﺭِﻳ ﺪﺏﹶﻗﹾﺮ ﺃﺤﻦﻧﻭ…………….
“ … dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya…” (Qaf (50): 16).
Kemudian disebutkan pada: surat al-Baqarah (2): 186, Hud (11): 61, Saba’ (34):
50 dan al-Waqi’ah (56): 85.
Ayat-ayat tesebut memberikan pengertian bahwa Allah sangat dekat
kepada kita. Jika dilihat secara sepintas, seakan-akan ayat-ayat tersebut
bertentangan, anatara ayat yang menyatakan bahwa Allah adalah jauh, dan ayat
yang menyatakan bahwa Allah adalah dekat. Sebenarnya ayat-ayat tersebut
tidaklah bertentangan, sebab dapat dikompromikan antara satu ayat dengan ayat
lainnya.
Tim Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah
E-mail: tarjih_ppmuh@yahoo.com / tarjih@muhammadiyah.or.id
Fatwa 03-2003_Allah bersemayam di arsy
Pengertian ‘Arsy
‘Arsy, para ahli bahasa mengartikan ‘Arsy sebagai singgasana, bangunan,
istana atau tahta. Kata tersebut berasal dari ‘arasya – ya’rusyu, yang berarti
membangun.
Para ulama berbeda pendapat mengenai makna ‘Arsy; Rasyid Ridha dalam
tafsirnya menjelaskan bahwa ‘arsy adalah pusat pengendalian segala persoalan
semua makhluk Allah SWT di alam semesta, sebagaiman dijelaskan firman Allah
pada surat Yunus (10): 3…مث ﺍﺳﺘﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺮﺵ … “Kemudian Dia bersemayam
dia tas ‘Arsy”
Gambaran fisik ‘Arsy, merupakan hal gaib yang tiada seorangpun dapat
mengetahuinya, kecuali Allah, di mana letaknya dan berapa besarnya. Masalah
‘Arsy telah lama menjadi topik pembicaraan yang kontroversial, apakah ‘Arsy itu
bersifat material ataukah bersifat immaterial.
Hal ini terjadi karena tidak ada penjelasan rinci baik dalam al-Qur’an
maupun dalam al-Hadits. Al-Qur’an hanya menjelaskan bahwa al-‘Arsy adalah
singgasana. Maka kami berpendapat bahwa kita wajib menyakini keberadaannya,
yang hakikatnya hanya diketahui Allah SWT, kita tidak perlu mencari-cari
seberapa besarnya dan seberapa jauhnya atau tingginya.
Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah beristiwa’ atau
bersemayam di atas ‘Arsy, dan kita wajib beriman kepada-Nya dengan tidak perlu
bertanya-tanya bagaimana dan dimana.
Adapun yang dimaksud dengan qarib, (dekat) ialah: Bahwa Allah
mengetahui segala sesuatu, Dia mendengar perkataan manusia, dan melihat segala
macam perbuatannya, tidak ada hijab antara Allah dan manusia, tiada perantara
atau wali yang menyampaikan doa’a mereka kepada Allah, tiada yang membantu-
Nya dalam mengabulkan permohonan manusia kepada-Nya, Allah akan
mengabulkan do’a manusia tanpa perantara seorangpun, apabila sesorang berdo’a
kepada-Nya, sebab Allah-lah yang menciptakannya, Dia Maha Mengetahui segala
apa yang ada dalam hati setiap orang. Demikianlah yang dimaksud dengan
“aqrabu ilaihi min hablil warid”. (lebih dekat kepadanya daripada urat leher)
yang disebutkan dalam surat Qaf (50): 16.
Maka jelaslah, bahwa ayat-ayat tersebut tidak bertentangan antara ayat
yang menyatakan bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy, dengan ayat yang
menyatakan bahwa Allah SWT sangat dekat dengan kita. *)
Tim Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah
E-mail: tarjih_ppmuh@yahoo.com / tarjih@muhammadiyah.or.id

