putusan
Fatwa 14 1999 Bacaan Sujud Sahwi, Memulai Acungan Telunjuk, Bacaan Tahiyat Awal
BACAAN DAN CARA SUJUD SAHWI,
MEMULAI GERAKAN/ACUNGAN TELUNJUK PADA SAAT TASYAHUD DAN AKHIR BACAAN TAHIYYAT AWAL
Pertanyaan Dari:
Ruswanda, S.Pd., Garut, Jawa Barat
Tanya:
Bagaimana cara dan bacaan sujud sahwi yang sesuai dengan sunnah Rasul? Dan ketika tahiyyat, bagaimana gerakan telunjuk, kapan mulai menunjuk dan akhir bacaan tahiyyat awal sampai dimana?
Jawab:
Mengenai cara dan bacaan sujud sahwi yang saudara tanyakan sudah pernah ditanyakan dan dibahas dalam SM tahun 1998 silahkan dibaca. Pertanyaan saudara mengenai tahiyat awal telah dimuat dalam buku Tanya Jawab Agama jilid II halaman 66, dan jilid IV halaman 95, silahkan dibaca.
Pertanyaan seperti yang saudara tanyakan juga ditanyakan oleh saudara H. Mirja Disastra, Cikoneng, Ciamis, Jawa Barat. Selain seperti yang dimuat dalam buku Tanya Jawab Agama di atas, perlu kami tambahkan bahwa karena berbeda dalam memahami hadis tentang isyarat telunjuk, seperti dalam hadis:
عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَعَدَ فِي التَّشَهُّدِ وَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُمْنَى وَعَقَدَ ثَلَاثَةً وَخَمْسِينَ وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ [رواه مسلم]
Artinya: “Dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah saw apabila duduk untuk tasyahud meletakkan tangannya yang kiri pada lutut kiri dan meletakkan tangan kanannya pada lutut kanan dan mengikatnya seperli membuat isyarat lima puluh tiga dengan mengacungkan jari telunjuk.” [HR. Muslim dari Ibnu Umar]
Maka berbeda pula dalam memulai mengacungkan telunjuk:
-
Menurut ulama Majlis Tarjih dimulai saat membaca tasyahud, yaitu menurut pengertian yang tersurat;
-
Menurut ulama Syafi’iyah ketika mengucapkan kata “illallah”;
-
Menurut mazhab Hanafi, ketika mengucapkan kata “la” dan menurunkannya ketika mengucapkan “illallah”;
-
Menurut madzhab Maliki, telunjuk digerakkan ke kanan dan ke kiri sampai selesai salat;
-
Menurut mazhab Hambali telunjuk diacungkan ketika mengucapkan lafadz jalalah.
Jadi berdasar hadis di atas dan hadis-hadis yang lain, maka:
-
Mengacungkan jari telunjuk ketika tasyahud adalah berdasar hadis sahih;
-
Mengacungkannya sejak mulai membaca tasyahud;
-
Mengacungkannya ketika mengucapkan “illallah” atau lafal “jalalah” dasarnya tidak shahih, tetapi berdasar pemahaman terhadap nash-nash yang ada;
-
Menggerak-gerakkan telunjuk juga diperbolehkan dan hadisnya tentang ini sahih.
[ARAB TIDAK TERBACA] SM No. 7 Tahun Ke-84/1999

