putusan
KITAB SHALAT BAGIAN 08 TATSWIB SHALAT JUMAT
KITAB SHALAT
08 TATSWIB SHALAT JUMAT
USUL DAN PENINJAUAN KEMBALI KEPUTUSAN MUKTAMAR
TARJIH
BACAAN TATSWIB 334 BELUM DITEMUKAN
ﺻَﻼَةُ اْﻟﺟُﻣُﻌَﺔِ اِذَا ﻛَﺎنَ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ ﻓَﺎَﻗِمْ ﺻَﻼَةَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ رَﻛْﻌَﺗَﯾْنِ ﻓِﻰ ﺟَﻣَﺎﻋَﺔِ )30 (. وَﻟْﯾَﺧْطُبِ اْﻻِﻣَﺎمُ ﻗَﺑْلَ اﻟﺻﱠﻼَةِ ﺧُطْﺑَﺗَﯾْنِ ﻗَﺎﺋِﻣًﺎ. وَﻟْﯾَﺟْﻠِسْ ﺑَﯾْﻧَﮭُﻣَﺎ وَﯾَﻘْرَاُ اَﯾَﺎتِ وَﯾُذَﻛِّرُ اﻟﻧﱠﺎسَ )31 (. وَﺑَﻛِّرْ ﻓِﻰ اﻟْﺧُرُوجِ اِﻟﻰَ اﻟْﻣَﺳْﺟِدِ )32 (. وَاﻏْﺗَﺳِلْ ﻗَﺑْلَ اﻟْﺧُرُوجِ وَاْﻟﺑَسْ اَﺣْﺳَنَ ﺛِﯾَﺎﺑَكَ وَﻣَسﱠ طَﯾِّﺑًﺎ اِنْ وَﺟَدْتَ. ﺛُمﱠ اﺧْرُجْ اِﻟﻰَ اﻟْﻣَﺳْﺟِدِ ﺑِﺎﻟﺳﱠﻛِﯾْﻧَﺔِ. ﺛُمﱠ اِذَا اَﺗَﯾْتَ اﻟْﻣَﺳْﺟِدَ ﻓَﺻَلِّ ﻣَﺎ ﻗُدِّرَ ﻟَكَ وَﻻَ ﺗُؤْذِ اَﺣَدًا. ﻓَﺎِذَا ﺧَطَبَ اْﻻِﻣَﺎمُ ﻓَﺎَﻧْﺻِتْ وَاِذَا دَﺧَﻠْتَ اﻟْﻣَﺳْﺟِدَ وَاْﻻِﻣَﺎمُ ﯾَﺧْطُبُ ﻓَﺻَلِّ رَﻛْﻌَﺗَﯾْنِ ﺧَﻔِﯾْﻔَﺗَﯾْنِ ) (. وَاِذَا ﺟَﻠَسَ اْﻻِﻣَﺎمُ ﻋَﻠَﻰ اﻟْﻣِﻧْﺑَرِ ﻓَﻠْﯾُؤَذِّنْ اَﺣَدُﻛُمْ. وَاِذَا اَﻧْزَلَ ﻣِﻧْﮫُ ﻓَﻠْﯾُﻘِمْ )35 (. وَﻟْﯾَﺑْدَاُ اْﻻِﻣَﺎمُ ﺧُطْﺑَﺗَﮫُ ﺑِﺎﻟﺗﱠﺣْﻣِﯾْدِ وَاﻟﺗﱠﺷَﮭﱡدِ وَاﻟﺻﱠﻼَةِ ﻋَﻠﻰَ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم )36 (. ﺛُمﱠ اﻟْوَﺻِﯾﱠﺔِ ﺑِﺎﻟﺗﱠﻘْوَى ﺛُمﱠ اﻟدﱡﻋَﺎءِ )37
(.
وَاﻗْﺻُرِ اﻟْﺧُطْﺑَﺔِ وَاَطِلِ اﻟﺻﱠﻼَةَ ﻗَﺻْدًا )38 (. وِﻟِﯾَﻘْرَإِ اْﻻِﻣَﺎمُ ﻓِﻰ اﻟرﱠﻛْﻌَﺔِ اْﻻَوْﻟﻰَ ﺑَﻌْدَ اﻟْﻔَﺎﺗِﺣَﺔِ ﺑِﺳَﺑِّﺢِ اﺳْمَ رَﺑِّكَ اْﻻَﻋْﻠَﻰ وَﻓِﻰ اﻟﺛﱠﺎﻧِﯾَﺔِ ھَلْ اَﺗَﺎكَ ﺣَدِﯾْثُ اﻟْﻐَﺎﺷِﯾَﺔَ )39 (. وَﺻَلِّ ﺑَﻌْدَھَﺎ اَرْﺑَﻌًﺎ اَوْ رَﻛْﻌَﺗَﯾْنِ )40
(.
SHALAT JUM’AH
Apabila tiba hari Jum’ah, dirikanlah shalat Jum’ah dua raka’at dengan berjama’ah226 (30). Sebelum shalat hendaklah Imam berkhuthbah dua kali dengan berdiri dan duduk di antara kedua khutthbah itu. Di dalam khuthbah Imam supaya membaca beberapa ayat Quran dan
ﻟِﺣَدِﯾْثِ أَﺑِﻲ دَاوُدَ ﻋَنْ طَﺎرِقِ ﺑْنِ ﺷِﮭَﺎبٍ ﻋَنِ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﻗَﺎلَ : اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔُ ﺣَقﱞ وَاﺟِبٌ ﻋَﻠَﻰ ﻛُلِّ ﻣُﺳْﻠِمٍ ﻓِﻲ ﺟَﻣَﺎﻋَﺔٍ إِﻻﱠ أَرْﺑَﻌَﺔً ﻋَﺑْدٌ ﻣَﻣْﻠُوكَ أَوِ اﻣْرَأَةٌ أَوْ ﺻَﺑِﻲﱞ أَوْ ﻣَرِﯾض . وَاﺣِدِﯾْثِ أَﺣْﻣَدَ وَاﻟﻧِّﺳَﺎﺋِﻲ وَاﺑْنِ ﻣَﺎﺟَﮫْ ﻋَنْ ﻋُﻣَرَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﺻَﻼَةُ اﻟﺳﻔرِ رَﻛَﻌَﺗَﺎنِ وَﺻَﻼَةُ اﻟﺿﱡﺣَﻰ رَﻛَﻌَﺗَﺎنِ وَﺻَﻼَةُ اﻟْﻔِطْرِ رَﻛَﻌَﺗَﺎنِ وَﺻَﻼَةُ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ رَﻛْﻌَﺗَﺎنِ ﺗَﻣَﺎمٌ ﻣِنْ ﻏَﯾْرِ ﻗَﺻْرٍ ﻋَﻠَﻰ ﻟِﺳَﺎنِ ﻣﺣﻣد ﺻﻠﻌم .
Karena hadits riwayat Abu Dawud dari Thariq bin Syihab dari Nabi saw. bersabda: "Shalat Jum'at itu adalah suatu hak yang wajib ditunaikan oleh setiap orang Islam dengan berjama'ah. Kecuali empat golongan orang, yakni: hamba sahaya, orang perempuan, anak kecil dan orang sakit". Dan karena hadits riwayat Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah dari Umar r.a. berkata: "Shalat safar itu dua raka'at, shalat hari raya Fitrah dua raka'at dan shalat Jum'at pun dua raka'at demikian itu shalat yang sempurna, bukan karena qashar menurut ajaran Nabi Muhammad s.a.w.
memberikan peringatan-peringatan kepaa orang banyak227 (31). Dan berangkatlah ke masjid pagi-pagi228 (32). Dan sebelum berangkat, mandilah lebih dahulu lalu mengenakan pakaianmu yang terbaik dan kenakanlah (ucaplah) wangi-wangian apabila ada padamu, kemudian berangkatlah ke masjid dengan tenang. Setelah tiba di masjid shalatlah sekuatmu dan jangan mengganggu seseorang; kemudian apabila Imam berkhuthbah dengarkanlah dengan penuh perhatian229
ﻟِﺣَدِﯾثِ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ إِﻻﱠ اﻟْﺑُﺧَﺎرِيﱠ وَاﻟﺗﱠرْﻣِذِي ﻋَنْ ﺟَﺎﺑِرِ ﺑْنِ ﺳَﻣُرَةَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﻛَﺎنَ رَﺳُولُ ﷲِ ﺻﻠﻌم ﯾَﺧْطُبُ ﻗَﺎﺋِﻣًﺎ وَﯾَﺟْﻠِسُ ﺑَﯾْنَ اﻟْﺧَطْﺑَﺗَﯾْنِ وَﯾَﻘْرَأُ آﯾَﺎتٍ وَﯾُذَﻛِّرُ اﻟﻧﱠﺎسَ . وَاﺣِدِﯾْثِ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ ﻋَنِ اﺑْنِ ﻋُﻣَرَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﻛَﺎنَ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﯾَﺧْطُبُ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ ﻗَﺎﺋِﻣًﺎ ﺛُمﱠ ﯾَﺟْﻠِسُ ﺛُمﱠ ﯾَﻘُوْمُ ﻛَﻣَﺎ ﯾَﻔْﻌَﻠُونَ اﻟْﯾَوْمَ وَاﺣِدِﯾْثِ ﻣُﺳْﻠِمِ ﻋَنْ أَﺑِﻲ ھُرَﯾْرَةَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻋَنِ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﻗَﺎلَ: ﻣَنِ اﻏْﺗَﺳَلَ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ ﺛُمﱠ إِﻟَﻰ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔَ ﺣﺗﻰ ﯾﻔرغ ﻓَﺻَﻠﱠﻰ ﻣَﺎ ﻣَﺎ ﻗَدِرَ ﻗَدِرَ ﻟَﮫُ ﻟَﮫُ ﺛُمﱠ أَﻧتَ ﺣَﺗﱠﻰ ﺑـﺎﻹِْﻣَﺎمُ ﻣِنْ ﺧُطْﺑَﺗِﮫِ ﺛُمﱠ ﯾُﺻَﻠِّﻲ ﻣَﻌَﮫُ ﻏُﻔِرَ ﻟﮫ ﻣﺎ ﺑَﯾْﻧَﮫُ وَﺑَﯾْنَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ اﻷُْﺧْرَى وَﻓَﺿْلُ ﺛَﻼَﺛَﺔِ أَﯾﱠﺎمٍ .
Karena hadits riwayat Jama'ah kecuali Bukhari dan Tirmidzi dari Jabir bin Samurah r.a. yang berkata: "Adalah Rasulullah berkhutbah sambil berdiri dan duduk di antara dua khutbah, dan membaca beberapa ayat Al-Quran dan memberi peringatan kepada orang . banyak Dan karena hadits riwayat Jama'ah dari Ibnu 'Umar r.a. yang berkata: "Adalah Nabi sa.w. berkhutbah pada hari Jum'at dengan berdiri, kemudian beliau duduk dan lalu berdiri lagi sebagaimana dijalankan oleh orang-orang sekarang". Dan karena hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w. bersabda: "Barang siapa mandi pada hari Jum'at, kemudian pergi untuk mendatangi shalat Jum'at, lalu shalat )sunnah) sekedar kemampuannya, kemudian tenang mendengarkan khutbah, sehingga Imam selesai dari khutbahnya, lalu shalat Jum'at bersama- sama dengan Imam, niscaya diampunilah dosa-dosanya di antara hari itu sampai hari Jum'at berikut-nya ditambah tiga hari".
ﻟِﺣَدِﯾثٍ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ اﻷَﺑْنَ ﻣَﺎﺟَﮫُ ﻋَنْ إِﻟَﻰ ھُرَﯾْرَةَ رَﺿِﻧَﻰ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ أَنﱠ رَﺳُولَ االلهﱠِ ﺻﻠﻌم ﻗَﺎلَ : ﻣَنِ اﻏْﺗَﺳَلَ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ ﻏُﺳَلَ اﻟْﺟَﻧَﺎﺑَﺔِ ﺛُمﱠ رَاحَ ﻓَﻛَﺎ ﻧﱠﻣَﺎ ﻗَرْبَ ﺑَدَﻧَﺔً وَﻣَنْ رَاحَ ﻓِﻲ اﻟﺳﱠﺎﻋَﺔِ اﻟﺛﱠﺎﻧِﯾَﺔِ ﻓَﻛَﺄَﻧﱠﻣَﺎ ﻗُرْبَ ﺑَﻘَرَةٌ وَﻣَنْ رَاءَ رَةً وَﻣَنْ رَاحَ ﻓِﻲ اﻟﺳﱠﺎﻋَﺔِ اﻟﺛﱠﺎﻟِﺛَﺔِ ﻛَﺎﻧْﻣَﺎ ﻗَرﱠبَ ﻛَﺑَﺷَﺎ أَﻗْرَنَ وَﻣَنْ رَاحَ ﻓِﻲ اﻟﺳﱠﺎﻋَﺔِ اﻟرﱠاﺑِﻌَﺔِ ﻓَﻛَﺎﻧﱠﻣَﺎ ﻗَرﱠبَ دَﺟَﺎﺟَﺔً وَﻣَنْ رَاحَ ﻓِﻲ اﻟﺳﱠﺎﻋَﺔِ اﻟْﺧَﺎﻣِﺳَﺔِ ﻓَﻛَﺄَﻧﱠﻣَﺎ ﻗَرْبَ ﺑَﯾْﺿَﺔً ﻓَﺈِذَا ﺧَرَجَ اﻹِْﻣَﺎمُ ﺣَﺿَرَتِ اﻟْﻣَﻼَﺋِﻛَﺔُ ﯾَﺳْﺗَﻣِﻌُونَ اﻟذﻛر .
Karena hadits riwayat Jama'ah kecuali Ibnu Majah dari Abu Hurairah r.a. s.a.w. bahwa Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa mandi pada hari Jum'at seperti mandi janabah, kemudian berangkat ke tempat shalat Jum'at, mendapat pahala seolah-olah dia itu barang siapa yang berangkat dalam waktu yang kedua seakan-akan dia berqurban seekor lembu; dan barang siapa berangkat dalam waktu yang ber-qurban dengan seekor unta; dan ketiga, seakan-akan dia berqurban barang siapa berangkat dalam waktu ke seekor domba yang bertanduk; dan empat, seolah-olah berqurban seekor ayam betina; sedang bila ia berangkat dalam waktu yang kelima, seakan-akan berqurban dengan telor. Jika Imam telah berangkat dan hadir, maka para Malaikat hadir pula untuk mendengarkan khutbahnya.
ﻟِﺣَدِﯾثِ أَﺣْﻣَدَ ﻋَنْ أَﺑِﻲ أَﯾﱡوبَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﺳَﻣِﻌْتُ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﯾَﻘُولُ : ﻣَنِ اﻏْﺗَﺳَلَ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ وَﻣَسﱠ ﻣِنْ طِﯾْبٍ إِنْ ﻛَﺎنَ ﻋِﻧْدَهُ وَﻟَﺑِسَ ﻣِنْ أَﺣْﺳَنِ ﺛِﯾَﺎﺑِﮫِ ﺛُمﱠ ﺧَرَجَ وَﻋَﻠَﯾْﮫِ اﻟﺳﱠﻛِﯾﻧَﺔُ ﺣَﺗﱠﻰ ﯾَﺄْﺗِﻲَ اﻟْﻣُﺳﱠﺟِدَ ﻓَﯾَرْﻛَﻊَ إِنْ ﺑَدَا ﻟَﮫُ وَﻟَمْ ﯾُؤْذِ أَﺣَدًا ﺛُمﱠ اﻧْﺻَتَ إِذَا ﺧَرَجَ اﻣﺎﻣﮫُ ﺣَﺗﱠﻰ ﯾُﺻَﻠِّﻲَ ﻛَﺎﻧَتْ ﻛَﻔﱠﺎرَةً ﻟِﻣَﺎ ﺑَﯾْﻧَﮭَﺎ وَﺑَﯾْنَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ اﻷﺧرى
Karena hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dari Abu Ayyub ra. yang berkata bahwa aku mendengar Nabi s.a.w. bersabda: "Barang siapa mandi pada hari Jum'at dan mengenakan wangi-wangian bila ada, dan memakai pakaian yang terbaik, kemudian keluar dengan tenang sehingga sampai ke kehendaknya dan tidak mengganggu masjid, lalu shalat seberapa menurut seseorang, kemudian berdiam diri sambil memperhatikan kepada khutbah
(33). Apabila kamu masuk masjid pada waktu Imam sedang berkhuthbah, maka kerjakanlah shalat dua raka’at yang ringan (cepatan)230 (34). Apabila Imam telah duduk di atas mimbar, maka adzanlah salah seroang dari kamu dan apabila Imam telah turun dari mimbar, maka berqamatlah231 (35). Imam hendaklah memulai khuthbahnya dengan ucapan: tahmid,
Imam sejak ia datang hingga berdiri shalat, maka adalah perbuatannya yang sedemikian itu menjadi pembebas dosanya selama antara Jum'at hari itu dengan hari Jum'at berikutnya.
ﻟِﺣَدِﯾثٍ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ ﻋَنْ ﺟَﺎﺑِرٍ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : دَﺧَلَ رَﺟُلٌ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ وَرَﺳُولُ االلهﱠِ ﺻﻠﻌم ﯾَﺧْطُبُ ﻓَﻘَﺎلَ ﺻَﻠَﯾْتَ ﻗَﺎلَ: ﻻَ ، ﻗَﺎلَ : ﻓَﺻَلﱠ رَﻛْﻌَﺗَﯾْنِ وَﻓِﻲ روَاﯾَﺔِ : إِذَا ﺟَﺎءَ أَﺣَدُﻛُمْ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ واﻹِْﻣَﺎمُ ﯾَﺧْطُبُ ﻓَﻠْﯾَرَﻛَﻊَ رَﻛْﻌَﺗَﯾْنِ وَﻟْﯾَﺗَﺟَونَ ﻓِﯾﮭِﻣَﺎ ، رَوَاهُ ﻣُﺳْﻠِم وَاﺣْﻣَدُ واﺑوداوُدَ ، وَﻓِﻲ رِوَاﯾَﺔٍ : إِذَا ﺟَﺎءَ اﺣَدُﻛُمْ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ وَﻗَدْ ﺧَرَجَ اﻹِْﻣَﺎمُ ﻓَﻠْﯾُﺻَلِّ رَﻛْﻌَﺗَﯾْنِ : ) ﻣُﺗﱠﻔَقٌ ﻋَﻠَﯾْﮫِ (
Karena hadits riwayat Jama'ah dari Jabir r.a. yang berkata: Pada suatu hari Jum'at ada seorang masuk ke masjid, waktu Rasulullah s.a.w. sedang berkhutbah, lalu Rasulullah bertanya: "Sudahkah kamu shalat?" Orang itu Rasulullah berkata: "Shalatlah dua raka'at!". menjawab: Belum Kemudian .mkala Dalam riwayat lain, sabda Nabi saw. Apabila pada hari Jum'at, salah seorang dari kamu datang di waktu Imam sedang berkhutbah, hendaklah ia shalat dua raka'at dengan agak dipercepat. Diriwayatkan oleh Muslim, Ahmad dan Dawud). Dan ada riwayat lagi, bahwa Rasulullah saw, bersabda: "Apabila pada hari Jum'at salah seorang daripada kamu datang, sedang Imam telah hadir, hendaklah shalat dua raka'ať". (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
ﻟِﺣَدِﯾثِ اﻟْﺑُﺧَﺎرِيِّ وَاﻟﻧﱠﺳَﺎﺋِﻲ وَاﺑِﻲ دَاوُدَ ﻋَنِ اﻟﺳﱠﺎﺋِبِ ﺑْنِ ﯾَزِﯾدٍ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﻛَﺎنَ اﻟﻧِّدَاءُ ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ أَوﱠﻟَﮫُ إِذَا ﺟَﻠَسَ اﻹِْﻣَﺎمُ ﻋَﻠَﻰ اﻟْﻣِﻧْﺑَرَ ﻋَﻠَﻰ ﻋَﮭْدِ رَﺳُولِ االلهﱠِ ﺻﻠﻌم وَأَﺑِﻲ ﺑَﻛْرٍ وَﻋُﻣَرَ ﻓَﻠَﻣﱠﺎ ﻛَﺎنَ ﻋُﺛْﻣَﺎنُ وَﻛَﺛَرُ اﻟﻧﱠﺎسُ زَادَ اﻟﻧِّدَاءَ اﻟﺛﱠﺎﻟِثَ ﻋﻠﻰ اﻟزﱠوْرَاءِ وَﻟَمْ ﯾَﻛُنْ ﻟِﻠﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﻏَﯾْرُ ﻣُؤَذِّنِ وَاﺣِدٍ .
Karena hadits riwayat Bukhari Nasai dan Abu Dawud dari Saib bin, Yazid r.a. yang berkata: "Adalah seruan pada hari Jum'at itu pertama (adzan( tatkala Imam duduk di atas mimbar, hal sedemikian itu berlaku pada masa Rasulullah saw., pada masa Khalifah Abu Bakar dan 'Umar r.a. dan orang semakin banyak, maka beliau menambah adzan ketiga di atas Zaura' (nama tempat di pasar); yang mana pada masa Nabi saw, hanya ada seorang muadzdzin *Dilatakan و Dikatakan seruan ketiga, karena adzan dan iqamat diistilahkan dua seruan (adzan) ke tiga ini dilakukan sebelum Imam naik ke mimbar.
tasjhhud w.a.w.232 (36) lalu berwashiyat dengan taqwa dan kemudian berdo’a233 (37). Dan singkatkanlah khuthbah serta agar panjangkanlah khuthbah serta agar panjangkanlah shalat234 (38). Dalam shalat Jama’ah hendaklah Imam membaca surat “Sabbihisma rabbikal a’la-, sesudah surat Fatihah pada raka’at pertama dan pada raka’at kedua hendaklah membaca “hal ata-ka
وَاﺣِدِﯾثِ أَﺑِﻲ دَاوُدَ وَاﺣْﻣَدَ ﻋَنْ اﺑِﻲ ھُرَﯾْرَةَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻋَنِ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﻗَﺎلَ : ﻛُلﱡ ﻛَﻼَمٍ ﻻَ ﯾُﺑْدَأَ ﻓِﯾﮫِ ﺑِﺎﻟْﺣَﻣدِ لِلَّهِ ﻓَﮭُوَ اﺟْدَمُ وَاﺣِدِﯾْثِ ﻣُﺳْﻠِمٍ ﻋَنْ ﺟَﺎﺑِرٍ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﻛَﺎﻧَتْ ﺧُطْﺑَﺔُ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﯾَوْمَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ ﯾَﺣْﻣَدُ االلهﱠَ وَﯾُﻧَﻧِﻲ ﻋَﻠَﯾْﮫِ . اﻟْﺣَدِﯾثَ وَاﺣِدِﯾثِ أَﺣْﻣَدَ وَ اﺑِﻲ دَاوُدَ وَاﻟﺗﱠرْﻣِنِ ﻋَنْ أَﺑِﻲ ھُرَﯾْرَةَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : اﻟﺧُطْﺑَﺔُ اﻟﱠﺗِﻲ ﻟَﯾْسَ ﻓِﯾﮭَﺎ ﺷَﮭَﺎدَةً ﻛَﺎﻟْﯾَدِ . اﻟْﺟَذْﻣَﺎءِ ، وَﻓِﻲ رِوَاﯾَﺔٍ ﺗَﺷَﮭْدٌ وﻻ ﺗﱠﻔَﺎقِ اﻟﺳﱠﻠَفِ وَاﻟْﺧَﻠَفِ ﻋَﻠَﻰ اﻟﺗَﺻﻠِﯾﺔِ ﻓِﻲ ﺧُطَﺑِﮭِمْ .
Karena hadits riwayat Abu Dawud dan Ahmad dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw. beliau bersabda: "Semua pembicaraan yang tidak dimulai bacaan Alhamdulilla-h itu terpotong. Juga karena hadits riwayat Muslim dari Jabir r.a yang berkata: "Adalah khutbah Nabi saw pada hari Jum'at, beliau mulai dengan alhamdulilla-h dan memuji kepada Allah...." Seterusnya hadits. Juga karena hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi dari Abu Hurairah r.a. berkata: "Khutbah yang tidak disertai syahadah itu seperti tangan terpotong". Dalam riwayat lain disebut : "disertai persyahadatan". Dan sudah menjadi kemufakatan 'Ulama Salaf dan Khalaf bahwa mereka dalam khutbah-khutbah, selalu disertai solawat kepada Nabi saw.
ﻟِﺣَدِﯾثِ ﻣُﺳْﻠِمٍ ﻋَنْ ﺟَﺎﺑِرٍ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ أَﻧﱠﮫُ ﺻﻠﻌم ﻛَﺎنَ ﯾُوَاظِبُ ﻋَﻠَﻰ اﻟْوَﺻِﯾﱠﺔِ ﺑِﺎﻟﺗﱠﻘْوَى ﻓِﻲ ﺧُطْﺑَﺗِﮫِ . وَاﻟﺣَدِﯾثِ أَﺣْﻣَدَ وَاﻟﺗﱠرْﻣِذِي ﻋَنْ ﺣُﺻَﯾْنِ ﺑْنِ ﻋَﺑْدِ اﻟرﱠﺣْﻣَنِ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ ﻛُﻧْتُ إِﻟَﻰ ﺟَﻧْبِ ﻋِﻣَﺎرَةَ اﺑْنِ رُﺑﱠﯾَﺑَﺔَ . ﻓَرَﻓَﻊَ اﻟﺳﱠﺑَﺎﺑَﺔُ وَﺣْدَھَﺎ وَﯾَﺷْرِﺑْنُ ﻣَرْوَانَ ﯾَﺧْطُﺑْﻧَﺎ ﻓَﻠَﻣﱠﺎ دَﻋَﺎ رَﻓَﻊَ ﯾَدَﯾْﮫِ ، ﻓَﻘَﺎلَ ﻋِﻣَﺎرَةٌ ﯾَﻌْﻧِﻲ ﻓَﺗَﺢَ االلهﱠُ ﻣَﺎ ﺗَﯾْنِ اﻟْﯾَدَﯾْنِ رَأَﯾْتُ رَﺳُولَ االلهﱠِ ﺻﻠﻌم وَھُوَ ﻋَﻠَﻰ اﻟْﻣِﻧْﺑَرِ ﯾَﺧْطُبُ إِذَا دَﻋَﺎ ﯾَﻘُولُ ھَﻛَذَا
Karena hadits riwayat Muslim dari Jabir r.a. bahwa Rasulullah s.a.w. selalu mewashiyatkan taqwa kepada Allah dalam khutbahnya. Juga karena hadits riwayat Ahmad dan Tirmidzi dari Hushain bin 'Abdurrahman r.a.: "Adalah aku di samping Imarah bin Ruaibah dan pada waktu itu Bisyr bin Marwan ber khutbah kepada kita. Ketika dia berdo'a, mengangkat kedua belah tangannya. Maka Imarah berkata, yakni: "Semoga Allah mencacatkan kedua belah tangan itu, aku melihat Rasulullah sa.w. di waktu beliau berkutbah di atas mimbar, ketika beliau berdo'a berbuat begini, lalu Imarah mengangkat telunjuk saja.
* وَﻧَﺣْنُ اﻟْﻣُﺣَﻣﱠدِﯾﱡونَ ﻋَﻠَﻰ اﻷَْﻣْرِ اﻟﱠذِي ﻋَﻠَﯾْﮫِ رَﺳُولُ االلهﱠِ ﺻَﻠﱠﻰ االلهﱠُ ﻋَﻠَﯾْﮫِ وَﺳَﻠﱠمَ
*) Kita dari Muhammadiyah mengikuti apa yang telah berlaku pada masa Rasulullah sa.w
وَاﺣِدِﯾْثِ رَوَاهُ اﺣْﻣَدُ وَﻣُﺳْﻠِمَ ﻋَنْ ﻋَﻣﱠﺎرِ ﺑْنِ ﯾَﺎ ﺳِرِ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ ﺳَﻣِﻌْتُ رَﺳُولَ االلهﱠِ ﺻﻠﻌم ﯾَﻘُولُ : إِنﱠ طُولَ ﺻَﻼَةِ اﻟرﱠﺟُلِ وَﻗِﺻَرَ ﺧُطْﺑَﺗِﮫِ ﻣَﺋِﻧﱠﺔٌ ﻣِنْ ﻓِﻘْﮭِﮫِ ﻓَﺎطِﯾﻠُوا اﻟﺻﱠﻼَةَ وَاﻗْﺻُرُوا اﻟْﺧَطْﺑَﺔَ . وَاﺣِدِﯾثِ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ إِﻻﱠ اﻟْﺑُﺧَﺎرِي وَأَﺑَﺎ دَاوُدَ ﻗَﺎلَ : ﻛَﺎﻧَتْ ﺻَﻼَةُ رَﺳُولِ االلهﱠِ ﺻﻠﻌم ﻗَﺻَدًا وَﺧُطْﺑَﺗُﮫُ ﻗَﺻَدًا .
Karena hadits riwayat Ahmad dan Muslim dari 'Ammar bin Yasir r.a. yang berkata: "Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: ciri kebijaksanaannya. Oleh karena itu lamakanlah shalat dan pendekkanlah eseorang dan pendek khutbahnya itu khutbah Juga karena hadits riwayat Jama'ah kecuali Bukhari dan Abu Dawud yang berkata: "Adalah shalat Rasulullah s.a.w. itu sedang panjangnya dan khutbahnya sedang pula
hadi-tsul gha-siyah.235 (39) Dan kerjakanlah shalat empat atau dua raka’at sesudahnya236 (40).
UCAPAN SALAM PENUTUP SALAT DENGAN TAMBAHAN WA
BARAKATUH (BELOM ADA)
BACAAN BASMALAH (BELOM ADA)
ﻟِﺣَدِﯾثِ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ إِﻻﱠ اﻟْﺑُﺧَﺎرِي وَاﺑْنَ ﻣَﺎﺟَﮫْ ﻋَنِ اﻟﻧﱡﻌْﻣَﺎنِ ﺑْنِ ﺑَﺷِﯾرٍ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ ﻗَﺎلَ : ﻛَﺎنَ اﻟﻧﱠﺑِﻲﱡ ﺻﻠﻌم ﯾَﻘْرَأُ ﻓِﻲ اﻟْﻌِﯾدَﯾْنِ وَﻓِﻲ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ ﺑِﺳَﺑِّﺢِ اﺳْمَ رَﺑِّكَ اﻷَْﻋْﻠَﻰ وَھَلْ أَﺗَﺎكَ ﺣَدِﯾثُ اﻟْﻐَﺎﺷِﯾَﺔِ ﻗَﺎلَ وَإِذَا اﺟْﺗَﻣَﻊَ اﻟْﻌِﯾدُ وَاﻟْﺟُﻣُﻌَﺔُ ﻓِﻲ ﯾَوْمِ وَاﺣِدٍ ﯾَﻘْرَ أَﺑِﮭِﻣَﺎ ﻓِﻲ اﻟﺻﱠﻼَﺗَﯾنِ
Karena hadits riwayat Jama'ah kecuali Bukhari dan Ibnu Majah, dari Nu'man bin Basyir r.a. berkata: "Adalah Nabi saw di dalam shalat dua 'Id dan Jumat membaca surat Sabbihisma Rabbikal a'la-" dan surat Hal ata-ka hadi-tsul gha-syiyah". Dan kalau bertepatan shalat Id dan Jum'at pada suatu hari, maka Rasulullah pun membaca surat tersebut dalam kedua macam shalat itu".
اﻟﺣَدِﯾثِ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ إِﻻﱠ اﻟْﺑُﺧَﺎرِي ﻋَنْ أَﺑِﻲ ھُرَﯾْرَةَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮫُ أَنﱠ اﻟﻧﺑﻲ ﺻﻠﻌم ﻗَﺎلَ : إِذَا ﺻَﻠﱠﻰ أَﺣَدُﻛُمُ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔَ ﻓَﻠْﯾُﺻَلِّ ﺑَﻌْدَھَﺎ أَرْﺑَﻊَ رَﻛَﻌَﺎتٍ . وَاﻟﺣَدِﯾْثِ رَوَاهُ اﻟْﺟَﻣَﺎﻋَﺔُ ﻋَنِ اﺑْنِ ﻋُﻣَرَ رَﺿِﻲَ االلهﱠُ ﻋَﻧْﮭُﻣَﺎ أَنﱠ اﻟﻧﱠﺑِﻲِّ ﺻﻠﻌم ﻛَﺎنَ ﯾُﺻَﻠِّﻲ ﺑَﻌْدَ اﻟْﺟُﻣُﻌَﺔِ رَﻛَﻌَﺗَﯾْنِ ﻓِﻲ ﺑَﯾْﺗِﮫِ
Karena hadits riwayat Jam'ah kecuali Bukhari, dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw bersabda: "Apabila salah seorang dari kamu telah selesai mengerjakan shalat Jum'at maka hendaklah shalat (sunnat) empat raka'at sesudahnya Juga karena hadits riwayat Jama'ah dari Ibnu 'Umarr.a. bahwa Nabi saw sehabis Jum'at lalu shalat (sunnat) dua raka'at di rumahnya.

