putusan
Tanya Jawab Agama 2023 Edisi 05 1 15 Maret Maksud Menjulurkan Jari Tangan Saat Duduk Tasyahud
MAKSUD MENJULURKAN JARI TANGAN SAAT
DUDUK TASYAHUD
Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum wr wb.
Mohon penjelasan dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Jilid 3 cetakan 1: Mei 2018 hal 585
terdapat kalimat “Selesai membaca tasyahud, dua telapak tangan tetap di atas paha, hanya
saja jari-jari tangan kanan dijulurkan”. Apakah yang dimaksud menjulurkan jari-jari kanan
tidak mulai dari awal duduk tasyahud dan baru menjulurkan tangan kanan setelah
membaca tasyahud?
Demikian, terima kasih.
Wassalamu ‘alaikum wr wb.
Abdul Kholiq,
Alumni 81 SMA Muhi Gresik
(Disidangkan pada: Jumat, 21 Jumadilawal 1444 H/16 Desember 2022 M)
Jawaban:
Wa ‘alaikumus-salam wr wb.
Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kepada Saudara karena telah mengkaji hasil
Putusan Majelis Tarjih dan Tajdid yang tertera dalam buku HPT Jilid 3 tersebut, serta atas
pertanyaan yang telah diajukan kepada kami.
Mengenai kalimat yang saudara tanyakan, yaitu yang tertera dalam buku HPT Jilid 3 cetakan
1: Mei 2018 hal 585 tersebut, telah terjadi kekeliruan dalam pencetakan. Pada halaman
tersebut tertulis “Selesai membaca tasyahud, dua telapak tangan tetap di atas paha, hanya
saja jari-jari tangan kanan dijulurkan” seharusnya kalimat tersebut tidak ada. Perbaikan
akan dilakukan pada penerbitan berikutnya. Dengan demikian, keterangan tentang
menjulurkan jari-jari tangan sebagaimana disebutkan pada halaman 581 HPT Jilid 3.
Pada halaman 581 tersebut diterangkan setelah perpindahan dari sujud kepada duduk
tasyahud, kemudian jari telunjuk tangan kanan langsung diacungkan pada saat memulai
membaca doa tasyahud (at-tahiyyatu lillah). Seperti dalam hadits riwayat Muslim berikut,
ًعَن ِ ابْن ِ عُمَر َ َن َّ رَسُول َ اЦ َِّ صَلَّى اЦ َُّ عَلَيْه ِ وَسَلَّم َ كَان َِذَا قَعَد َ فِي التَّشَهُّد ِ وَضَعَ
ِيَدَه ُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِه ِ الْيُسْرَى وَوَضَع َ يَدَه ُ الْيُمْنَى عَلَى رُكْبَتِه ِ الْيُمْنَى وَعَقَد َ ثَلَاثَة
وَخَمْسِين َ وََشَار َ بِالسَّبَّابَة
]رواه مسلم: ٥٨٠[
Dari Ibnu Umar (diriwayatkan), apabila Rasulullah saw duduk dalam tasyahud, beliau
meletakkan tangan kirinya di atas lutut kirinya dan meletakkan tangan kanannya di atas
lutut kanannya, serta menggenggam seperti membuat isyarat angka lima puluh tiga dengan
mengacungkan jari telunjuknya [HR Muslim: 580].
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat dan mencerahkan.
Wallahu a’lam bish-shawab.*

