sources
Fatwa 09 1999 Shalat dan Khutbah Istisqa
Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 09 1999 Shalat dan Khutbah Istisqa.
Entitas yang Disebut
- ‘Abbad Ibn Tamim — Perawi hadits mengenai tata cara istisqa'.
- ‘Abdullah Ibn Zaid — Paman dari Abbad Ibn Tamim yang meriwayatkan hadits.
- ‘Aisyah — Perawi hadits mengenai khutbah istisqa' di atas mimbar.
- ‘Utsman Ibn Abi Syaibah — Perawi hadits yang menyebut Nabi saw naik ke mimbar.
- Abu Hurairah — Perawi hadits mengenai shalat istisqa' tanpa azan.
- Abu Yusuf — Murid Abu Hanifah yang mengikuti pendapat jumhur ulama.
- Anas Ibn Malik — Perawi hadits mengenai doa minta hujan tanpa shalat.
- Az-Zaila’i — Ulama yang menyanggah pendapat Abu Hanifah.
- H. Ali Akbar — Penanya mengenai tata cara khutbah istisqa'.
- Muhammad — Murid Abu Hanifah yang mengikuti pendapat jumhur ulama.
- SM No. 5 Tahun Ke-84/1999 — Sumber kutipan naskah berasal dari terbitan SM No. 5 Tahun Ke-84/1999.
- Syamsuddin Ibnu Qudamah — Ulama yang menyatakan bahwa khutbah istisqa' hanya satu.
Istilah Kunci
- Doa (دعاء) — Permohonan ampunan dan permintaan hujan yang dibacakan dalam khutbah.
- Istighfar (استغفار) — Bacaan yang diperbanyak dalam khutbah istisqa'.
- Istisqa’ (استسقاء) — Ibadah minta hujan berupa doa atau shalat pada masa kemarau.
- Khutbah (خطبة) — Rangkaian ibadah istisqa' yang dilakukan satu kali.
- Kiblat (قبلة) — Arah yang menghadap ke arah Mekkah saat membaca doa.
- Shalat (صلاة) — Ibadah yang dilakukan di lapangan dalam tata cara istisqa'.
Rujukan Al-Qur'an
Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 1999/Fatwa 09-1999_Shalat dan Khutbah Istisqa_.md

