sources
Fatwa 20 Shalat di Kuburan
Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 20 Shalat di Kuburan.
Entitas yang Disebut
- ‘Aisyah — Perawi hadis mengenai larangan membangun tempat ibadah di atas kuburan.
- Abi Sa’id al Khudriy — Perawi hadis mengenai larangan shalat di kuburan.
- Abu Martsad al Ghanawiy — Perawi hadis mengenai larangan shalat menghadap kuburan.
- Ibnu Isa — Penanya dalam naskah yang berasal dari Tulungagung.
- Jabir bin ‘Abdullah — Perawi hadis yang menyebutkan bumi sebagai masjid.
- Ummu Habibah — Sahabat yang pernah mengunjungi negeri Habasyah.
- Ummu Salamah — Sahabat yang pernah mengunjungi negeri Habasyah.
Istilah Kunci
- Dzikir — Salah satu ibadah yang dilakukan di masjid.
- I’tikaf — Salah satu ibadah khusus yang dilakukan di masjid.
- Kuburan (اْلمَقْبَرَةُ) — Tempat mengebumikan mayat yang dilarang untuk dijadikan tempat shalat.
- Makruh — Hukum shalat di masjid yang ada kuburannya menurut naskah.
- Masjid (مَسْجِدًا) — Tempat sujud atau bangunan untuk ibadah.
Rujukan Al-Qur'an
Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2009/Fatwa 20_Shalat di Kuburan.md

