sources
Fatwa 45 2004 takbir hari raya
Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 45 2004 takbir hari raya.
Entitas yang Disebut
- Abu Hurairah — Perawi hadis terkait takbir hari raya.
- Ali — Sahabat yang perkataannya dijadikan dalil waktu takbir Hari Raya Adlha.
- Ibnu Abbas — Perawi hadis terkait anjuran memperbanyak tahlil, takbir, dan tahmid.
- Ibnu Mas’ud — Sahabat yang perkataannya dijadikan dalil waktu takbir Hari Raya Adlha.
- Ibnu Umar — Perawi hadis yang menjadi dasar pelaksanaan takbir hari raya.
- Majelis Tarjih — Lembaga yang memutuskan tuntunan takbir hari raya.
- Muhammadiyah — Lembaga yang mengeluarkan keputusan terkait takbir.
- Salman — Perawi yang meriwayatkan lafadz takbir.
Istilah Kunci
- Sadd adz-szari’ah (سَدُّ الذَّرِيْعَةِ) — Dalil yang digunakan untuk melarang iringan musik saat bertakbir guna mencegah kerusakan nilai ibadah.
- Syi’ar — Tujuan dari dikumandangkannya takbir secara keras.
- Takbir (الله أكبر) — Zikir mengagungkan kebesaran Allah yang dilakukan pada waktu tertentu di hari raya.
- Tasyriq — Hari-hari pelaksanaan takbir pada Idul Adha.
Rujukan Al-Qur'an
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2004/Fatwa 2004 Edited/Fatwa 45-2004_takbir hari raya.md

