sources
Fatwa 04 2026 Pengalihan Penyemblihan Dam di Luar Tanah Haram 095405
Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 04 2026 Pengalihan Penyemblihan Dam di Luar Tanah Haram 095405.
Entitas yang Disebut
- Abu Dawud — Perawi hadis yang dirujuk dalam teks.
- Al Buhūtī — Ulama dari Mazhab Hanbali yang melaporkan tentang lokasi penyembelihan.
- al Syīrāzī — Ulama dari Mazhab Hanafi yang melaporkan pendapat tentang dam.
- An Nawawī — Ulama Mazhab Syafi'i yang mencatat perbedaan pendapat mengenai lokasi penyembelihan dam.
- Badan Karantina Indonesia — Lembaga yang memiliki aturan ketat mengenai pemasukan produk hewan dari negara yang terjangkit PMK.
- Badan Pusat Statistik — Sumber data statistik penduduk miskin di Indonesia.
- Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag. — Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
- Ibnu Majah — Perawi hadis yang dirujuk dalam teks.
- Indonesia — Lokasi yang ditetapkan sebagai tempat pengalihan penyembelihan dam.
- Jabir bin Abdullah — Perawi hadis yang meriwayatkan tentang tempat penyembelihan di Makkah.
- Ka’ab bin ‘Ujrah — Sahabat Nabi yang menjadi rujukan dalil terkait dam fidiah.
- Kementerian Kesehatan RI — Sumber data prevalensi stunting di Indonesia.
- Lazismu — Lembaga amil resmi yang diimbau untuk mengelola dana dam jemaah haji.
- M. Rofiq Muzakkir, Lc., M.A., Ph.D. — Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
- Majelis Tarjih dan Tajdid — Lembaga yang memandang bahwa lokasi penyembelihan dam bersifat rasional (ta‘aqqulī).
- Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah — Lembaga yang mengeluarkan fatwa terkait pengalihan penyembelihan dam.
- Malik bin Anas — Pendiri Mazhab Maliki yang berpendapat fidiah boleh dilakukan di mana saja.
- Mujahid — Ulama yang sependapat dengan Imam Malik mengenai kebolehan fidiah di mana saja.
- Yogyakarta — Tempat perumusan fatwa.
Istilah Kunci
- al Bait al ‘Atīq (البيت العتيق) — Sebutan untuk Ka‘bah yang dikaitkan dengan lokasi penyembelihan hewan hadyu.
- Amanah — Dana jemaah wajib dikelola dengan prinsip amanah.
- Dam (دم) — Penyembelihan hewan yang diwajibkan bagi orang yang berhaji atau umrah.
- Dam Iḥṣār (دم إحصار) — Dam yang diwajibkan bagi jamaah yang terhalang menyelesaikan manasik haji.
- Fidiah (فدية) — Bentuk ganti rugi atau denda dalam syariat.
- Hadyu (هدي) — Hewan ternak yang disembelih sebagai bentuk takarub kepada Allah.
- Hifẓ Al Bī‘ah (حفظ البيئة) — Prinsip menjaga kelestarian lingkungan dalam syariat Islam.
- Istiqra’ Ma‘nawī (استقراء معنوي) — Metode induksi tematis dalam memahami dalil.
- Kaidah Fikih (اَلْحُكْم ُ يَدُور ُ مَع َ عِلَّتِه ِ وُجُودًا وَعَدَمًا) — Kaidah yang menyatakan hukum berputar sesuai alasannya, dan َلَ يُنْكَر ُ تَغَيُّر ُ ا ْلَْحْكَام ِ بِتَغَيُّر ِ ا ْلَْزْمَان ِ وَا ْلَْمْكَان tentang perubahan hukum karena zaman.
Rujukan Al-Qur'an
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2026/Fatwa 04 2026 Pengalihan Penyemblihan Dam di Luar Tanah Haram 095405.md
- al Bait al ‘Atīq
- Amanah
- Dam
- Dam Iḥṣār
- Fidiah
- Hadyu
- Hifẓ Al Bī‘ah
- Istiqra’ Ma‘nawī
- Kaidah Fikih
- Maqāṣid Al Syarīʿah
- Maslahah
- Mustahiq
- Qiyas
- Taʿabbudī Maḥḍ
- Taʿaqqulī
- Taʿlīl Al Aḥkām
- Ta’abbudi
- Taḥqīq al Manāṭ
- Abu Dawud
- Al Buhūtī
- al Syīrāzī
- An Nawawī
- Badan Karantina Indonesia
- Badan Pusat Statistik
- Hamim Ilyas
- Ibnu Majah
- Indonesia
- Jabir bin ‘Abdullah
- Ka’ab bin ‘Ujrah
- Kementerian Kesehatan RI
…dan 11 halaman lain.

