sources
Tanya Jawab Agama 3 Masalah Puasa
Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Tanya Jawab Agama 3 Masalah Puasa.
Entitas yang Disebut
- 'Aisyah — Istri Nabi yang meriwayatkan hadits tentang puasa dalam keadaan junub.
- 'Aisyiyah — Organisasi perempuan Muhammadiyah yang bertanya tentang puasa haid.
- Abi Sa'id al-Khudry — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang kekurangan wanita.
- ad-Daurguthny — Perawi hadits tentang qadha puasa yang boleh dipisah-pisah.
- an-Nasa'i — Perawi hadits yang meriwayatkan hadits ciuman dari 'Aisyah.
- At Tirmidzy — Imam perawi hadis dalam riwayat asbab nuzul.
- Banjarmasin — Kota di Kalimantan Selatan, tempat tinggal penanya kedua.
- Bilal — Muadzin Nabi yang adzan di malam hari sebagai tanda waktu sahur.
- Bukhari — Imam perawi hadis tentang puasa dalam keadaan junub.
- Drs. Dalimi Lubis — Penulis artikel yang dipertanyakan oleh ibu-ibu 'Aisyiyah.
- Ibnu 'Abbas — Sahabat yang meriwayatkan asbab nuzul surat Al-Isra ayat 10.
- Ibnu Mas'ud — Sahabat yang meriwayatkan tambahan dalam hadits adzan Bilal.
- Ibnu Ummi Maktum — Muadzin Nabi yang adzan saat fajar sebagai tanda imsak.
- Imam Bukhari — Perawi hadits yang meriwayatkan hadits kifarat jima'.
- Jember — Kota di Jawa Timur, tempat tinggal penanya pertama.
- Makkah — Kota tempat Nabi shalat saat turun ayat tentang pengeras suara.
- Medan — Kota tempat Muktamar Tarjih tahun 1939.
- Mu'adzah — Perawi hadits tentang haid dan qadha puasa dari 'Aisyah.
- Muktamar Tarjih — Musyawarah tarjih Muhammadiyah yang menetapkan aturan puasa haid.
- Muslim — Imam perawi hadis tentang puasa dalam keadaan junub.
- PP Muhammadiyah — Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mengeluarkan maklumat tentang puasa.
- S.M. Saberi Ismail — Penanya kedua tentang larangan makan sebelum fajar.
- Sa'ad Ali — Penanya pertama dalam masalah pengeras suara untuk syiar.
- Ummu Salamah — Istri Nabi yang meriwayatkan hadits tentang puasa dalam keadaan junub.
- Yogyakarta — Kota tempat mahasiswa penanya ketiga tinggal.
- Zaid bin Tsabit — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang waktu sahur.
Istilah Kunci
- Fajar shidig — Waktu dimulainya puasa setelah terbit fajar yang sebenarnya.
- Gadha — Mengganti puasa yang ditinggalkan, terutama karena haid.
- Garar Tarjih — Metode penetapan dalam tarjih Muhammadiyah.
- Hadits Marfu' — Hadits yang disandarkan kepada Nabi, digunakan sebagai hujjah.
- Haidh — Menstruasi sebagai halangan (mani') untuk berpuasa.
- Hujjah — Argumentasi atau dalil yang diterima dalam tarjih.
- Ibarat nash — Pengertian hukum yang diambil langsung dari lafaz nash.
- Imsak — Tanda peringatan untuk mulai mencegah makan dan minum saat puasa.
- Isyarat nash — Pengertian hukum yang diambil dari isyarat logis nash, bukan langsung dari lafaz.
- Jima' — Hubungan suami istri yang dibolehkan pada malam hari Ramadhan hingga fajar.
Rujukan Al-Qur'an
Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.
Source File
raw/Tanya Jawab Agama/TJA 3/TJA-3-Masalah-Puasa.md
- Fajar shidig
- Gadha
- Garar Tarjih
- Hadits Marfu'
- Haidh
- Hujjah
- Ibarat nash
- Imsak
- Isyarat nash
- Jima'
- Junub
- Kifarat
- Mani
- Puasa
- Rukhsah
- Syi‘ar
- Ushul Fiqh
- Abi Sa'id al Khudry
- ad Daurguthny
- ‘Aisyah
- Aisyiyah
- At Tirmidzy
- Banjarmasin
- Bilal
- Bukhari
- Drs. Dalimi Lubis
- Ibnu ‘Abbas
- Ibnu Mas’ud
- Ibnu Ummi Maktum
- Jember
…dan 14 halaman lain.

