sources
Tanya Jawab Agama 6 Bab III Adab Shalat
Summary
Naskah lengkap sudah disalin ke Tanya Jawab Agama 6 Bab III Adab Shalat.
Entitas yang Disebut
- Abu Hamid as Sa’idī — Perawi hadits yang disebut dalam jawaban masalah i'tidal.
- Abu Hurairah — Sahabat yang meriwayatkan hadis tentang larangan mendahului imam.
- Abu Juhaim — Sahabat yang meriwayatkan hadis tentang larangan lewat di depan orang shalat.
- Abu Martsad al Ghanawi — Sahabat yang meriwayatkan hadis larangan shalat di atas kuburan.
- Ahmad — Perawi hadis mengenai mencuri gerakan dalam shalat.
- Al Baihaqi — Salah satu perawi hadis mengenai shalat jenazah bayi.
- Al Bazzar — Perawi yang menakhrijkan hadis tentang pahala shalat di tiga masjid utama.
- Al Bukhariy — Perawi hadis mengenai larangan melewati depan orang shalat.
- al Haitamiy — Ulama yang menjelaskan makna menyia-nyiakan shalat.
- an Nasa`i — Salah satu perawi hadis mengenai shalat jenazah bayi.
- Anas bin Malik — Sahabat yang meriwayatkan hadis tentang kewajiban mengikuti imam.
- Anis bin Ahmad bin Thahir — Pengarang kitab as-Sunan al-Mahjurah yang dirujuk dalam pembahasan i'tidal.
- as Sayid Sabiq — Ulama yang dikutip pendapatnya mengenai hikmah larangan shalat di atas kuburan.
- at Tirmizi — Salah satu perawi hadis mengenai shalat jenazah bayi.
- Ibnu Khuzaimah — Perawi hadis tentang larangan shalat terburu-buru.
- Ibnu Mas’ud — Perawi hadis tentang syarat menjadi imam shalat.
- Jabir — Sahabat yang meriwayatkan hadis tentang kewajiban menyalatkan bayi.
- Majelis Tarjih Muhammadiyah — Lembaga Muhammadiyah yang mengeluarkan fatwa dan putusan.
- Masjidil Haram — Tempat dengan keutamaan pahala shalat yang tinggi.
- Muhammad Nashiruddin al Baniy — Ahli hadits yang komentarnya dikutip dalam naskah.
- Muslim — Perawi hadis tentang tata cara makmum mengikuti imam.
- Sa’id bin Musayyab — Ulama yang memberikan contoh perbuatan menyia-nyiakan shalat.
- Wa’il bin Hajm al Hadlrami — Perawi hadits yang dibahas terkait posisi tangan saat i'tidal.
- Wahbah az Zuhaili — Pengarang kitab al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh.
- Yogyakarta — Tempat tinggal siswa yang bertanya tentang shalat terburu-buru.
Istilah Kunci
- I'tidal (اعتدال) — Posisi berdiri setelah ruku' dalam shalat.
- Masjid — Tempat ibadah yang pembangunannya memiliki tingkatan dasar taqwa atau kemadaratan.
- Qunut (قنوت) — Berdiri lama dalam shalat untuk berdoa.
- Qunut Nazilah (قنوت نازلة) — Qunut yang dilakukan karena adanya musibah atau penganiayaan.
- Saddan Liz Zari’ah — Larangan untuk menutup pintu kemungkaran atau menghindari perbuatan dilarang.
- Shalat — Ibadah yang pahalanya berlipat ganda di masjid-masjid utama tertentu.
- Tuma’ninah (طمأنينة) — Ketenangan atau diam sejenak dalam gerakan shalat.
- Zakat — Salah satu amal ibadah orang yang memakmurkan masjid.
Rujukan Al-Qur'an
- Ali 'Imran — ayat 128
- An Nisa — ayat 103
- At Taubah — ayat 18, 107, 108
- Maryam — ayat 59 60
- Al Mu'minun — ayat 1 3
- Al Bayyinah — ayat 5
Catatan Ekstraksi
- Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.
Source File
raw/Tanya Jawab Agama/TJA 6/Tanya Jawab Agama 6 Bab III Adab Shalat.md
- I’tidal
- Masjid
- Qunut
- Qunut nazilah
- Saddan Liz Zari’ah
- Shalat
- Thuma’ninah
- Zakat
- Abu Hamid as Sa’idī
- Abu Hurairah
- Abu Juhaim
- Abu Martsad al Ghanawi
- Ahmad
- Al Bazzar
- Al Bukhariy
- al Haitamiy
- Anas bin Malik
- Anis bin Ahmad bin Thahir
- as Sayid Sabiq
- Baihaqi
- Ibnu Khuzaimah
- Ibnu Mas’ud
- Jabir
- Majelis Tarjih Muhammadiyah
- Masjidil Haram
- Muhammad Nashiruddin Al Albaniy
- Muslim
- Nasai
- Sa’id bin al Musayyab
- Tanya Jawab Agama (TJA) Jilid 6
…dan 11 halaman lain.

